Search
Close this search box.

Haflatut Takhrij 2026

Suasana khidmat dan penuh keharuan menyelimuti kompleks Pondok Pesantren Pagelaran 3 dalam acara puncak Haflatut Takhrij tahun 2026. Agenda tahunan yang menjadi momentum sakral kelulusan ini dihadiri oleh jajaran pimpinan pesantren, dewan guru, tokoh masyarakat, serta ratusan orang tua/wali santri. Pada tahun ini, Pondok Pesantren Pagelaran 3 resmi melepas sebanyak 193 santri dari tiga jenjang pendidikan, yaitu tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP), Sekolah Menengah Atas (SMA), dan Sekolah Menengah Kejuruan (MK).

Acara dibuka dengan lantunan ayat suci Al-Qur’an dan selawat, diikuti prosesi wisuda yang berlangsung tertib. Kehadiran para orang tua yang mendampingi putra-putrinya menambah kekhusyukan acara, terutama saat para santri memberikan penghormatan terakhir kepada guru-guru yang telah membimbing mereka selama bertahun-tahun.

Puncak acara diisi oleh mauizah hasanah sekaligus sambutan hangat dari Pimpinan Pondok Pesantren Pagelaran 3, KH. Asep Asrofil Alam. Dalam penyampaiannya yang menyentuh hati, beliau menekankan bahwa proses belajar di pesantren bukanlah perkara yang mudah.

“Menimba ilmu di pesantren ini perlu kerja keras ekstra dan fokus yang tinggi. Tidak hanya itu, santri juga butuh kekuatan yang luar biasa—baik kekuatan fisik maupun batin,” ujar KH. Asep Asrofil Alam.

Beliau mengingatkan para santri agar tidak menyerah terhadap proses belajar dengan mengutip pesan mendalam dari bait syair ilmu :

فَمَنْ لَمْ يَذُقْ مُرَّ التَّعَلُّمِ سَاعَةً ✍️ تَجَرَّعَ ذُلَّ الْجَهْلِ طُولَ حَيَاتِهِ

“Barang siapa yang tidak merasakan pahitnya mencari ilmu walau sebentar saja, maka dia akan ditimpa kehinaan atas kebodohan di sepanjang hidupnya.”

Lebih lanjut, beliau juga menyampaikan pesan penyejuk hati untuk menguatkan mental para santri yang akan meninggalkan pondok melalui kutipan:

الفراق ليس لقطع الصلة بل لزيادة الشوق

“Al-firaaqu laisa liqath’i ash-shilah, bal liziyaadati ash-shawq”

(Perpisahan itu bukan untuk memutuskan hubungan, tapi untuk menambah kerinduan).

Rangkaian acara Haflatut Takhrij 2026 ini kemudian ditutup dengan doa bersama yang dipimpin langsung oleh para sesepuh pesantren, memohon keberkahan dan keselamatan bagi seluruh santri yang dilepas agar senantiasa sukses dalam menempuh jenjang pendidikan maupun pengabdian berikutnya di masyarakat.

Leave a Comment

Scroll to Top