Langkah pertama kami sebagai santri dimulai dengan sowan kepada Al-Mukarrom KH. Asep Asrofi Alam. Inilah sowan pertama kami — saat semua dimulai.

Di hadapan beliau, kami menundukkan kepala dalam ta’dzim, memohon doa dan restu, agar perjalanan menuntut ilmu ini penuh dengan berkah dan keberkahan dari langit dan bumi. Karena kami sadar, di pesantren, ilmu bukan hanya perkara belajar.
Di pesantren, kami belajar adab sebelum ilmu, restu sebelum langkah, dan keikhlasan sebelum pencapaian.

Di hadapan Kyai, kami menyerahkan diri untuk dibentuk — bukan hanya menjadi orang yang pandai, tetapi menjadi pribadi yang berakhlak dan beradab. Kami datang sebagai lembaran kosong, siap ditulis dengan ilmu dan bimbingan.


Inilah awal dari ribuan doa, tempat kami menitipkan harapan, dan permulaan kisah panjang perjuangan menuntut ilmu karena Allah semata.
Semoga sowan ini menjadi titik mula dari perjalanan penuh cahaya, dan kami kelak menjadi santri yang membawa manfaat bagi agama, bangsa, dan sesama.